Sabtu, 21 September 2019

Polisiklik dan Reaksi Perisiklik


Polisiklik dan Reaksi Perisiklik
Senyawa polisiklik adalah senyawa yang memiliki struktur siklik dengan dua atau lebih sistem cincin yang terhubung melalui jembatan  (bridge/condensed ring). Salah satu senyawa polisiklik adalah steroid yang berperan dalam kehidupan sebagai hormonal. Senyawa heterosiklik mengandung cincin dengan atom hetero yang terdiri dari N (azo), O (okso), dan S (tio).  Selain itu, senyawa heterosiklik ada yang berbentuk polisiklik yang bersatu dengan ikatan siklik non hetero ataupun heterosiklik.
Golongan senyawa heterosiklik yangberperan penting di alam adalah porfirin, contohnya klorofil, sitokrom, dan heme. Klorofil dikenal sebagai zat yang berperan dalam proses fotosintesis untuk menghasilkan glukosa dengan katalisis matahari. Porfirin juga termasuk komponen heme (hemoglobin) yang berperan mengangkut oksigen dalam darah. Contoh senyawa heterosiklik lain yaitu deoksitidina, timida yang merupakan komponen DNA dan RNA.

Reaksi perisiklik
Reaksi perisiklik berarti suatu reaksi yang cincin polienanya mengalami konyugasi. Reaksi ini dapat berjalan dalam satu tahap yang dikatalisis dengan terimbas cahaya (cahaya=hv) atau terimbas thermal (kalor). contoh sederhana reaksi sikoadisi yaitu:

Reaksi perisiklik terbagi menjadi tiga:
1.      Reaksi sikloadisi
Reaksi ini menghasilkan suatu produk cincin jenuh dari pereaksi antara dua molekul tidak jenuh (memiliki ikatan pi). Mekanisme reaksi Diels Alder dipengaruhi oleh adanya gugus pendorong elektron pada diena dan gugus penarik pada denofil.


Diels-Alder yaitu reaksi retro Diels-Alder (RDA) yang membentuk diena dan dienofilnya kembali.
2.      Reaksi elektrosiklik
Reaksi ini bersifat reversibel yang merupakan bentuk reaksi siklisasi dari poliena yang terkonyugasi. Dimana, diena menghasilkan siklik beranggota empat dan triena menghasilkan siklik beranggota enam. Sedangkan reaksi sebaliknya disebut reaksi pembukaan cincin (ring opening) berlangsung dengan mekanisme sama tapi dengan arah yang berlawanan.

Reaksi elektrosiklik juga merupakan reaksi terimbas-termal atau fitokimia:
3.      Penataan ulang sigmantropik
Reaksi ini merupakan reaksi perisiklik yang atom atau gugusnya dapat mengalami pergeseran ke posisi lain. Reaksi ini juga tergolong reaksi isomerisasi seperti reaksi elektrosiklik. Reaksi penataan ulang sigmantropik di identifikasi berdasarkan sistem penomoran ikatan rangkap yang mengarah ke posisi relatif atom dalam proses perpindahan. 
Permasalahan:
1.      Bagaimana pengaruh sinar ultraviolet dalam reaksi perisiklik?
2.      Pada uraian di atas dijelaskan bahwa senyawa polisiklik mengandung dua atau lebih sistem cincin yang bergabung melalui jembatan. Apakah senyawa polisiklik dapat bergabung selain melalui jembatan dan bagaimana pula contohnya?
3.      Dalam reaksi penataan ulang sigmantropik, suatu atom atau gugusdapat bergeser posisi. Apa yang menyebabkan sehingga atom ataus gugus tersebut berpindah posisi dan bagaimana pula aturan perpindahannya?

        






3 komentar:

  1. Halo vinny!!
    Saya Emy yulia Nim A1C117064 disini akan membantu menjawab permasalahan yang pertama. Pengaruh sinar ultraviolet disini untuk mempercepat atau sebagai katalisator dalam reaksi perisiklik. Dan sangat perpengaruh untuk memutuskan ikatan pi dan membentuk senyawa siklik sangat dibutuhkan bantuan dari luar sepeti sinar ultraviolet dan kalor.
    Semoga membantu....

    BalasHapus
  2. Hallo vinni
    Saya akan mencoba menjawab permaslaahan yang no.3. menurut saya penyebab dari gugus pindah posisi dikarena pada posisi ini gugus tersebut ingin menghasilkan suatu isomer,disini maksudnya gugus tersebut Akan menata ulang kembali strukturnya dengan menggantikan struktur yang baru berbeda dengan struktur yang sebelumnya. Proses tersebut bisa terjadi karena menggunakan Proses gugus alkil.
    Semoga membantu 🙏

    BalasHapus
  3. Selamat Malam. Saya Melin Yohana Sitio (A1C117038),akan mencoba jawab permasalahan nomor 2. Seperti yang kita ketahui bahwa senyawa polisiklik adalah senyawa yang memiliki struktur siklik dengan dua atau lebih sistem cincin yang terhubung melalui jembatan. Polisiklik sendiri terbagi menjadi polisiklik homosiklik dan heterosiklik. Berdasarkan caranya dalam menghubungkan kedua cincin, polisiklik heterosiklik dapat diklasifikasikan menjadi cincin terpadu dan cincin terpisah. Nah pada polisiklis cincin terpadu ini tidak menggunakan jembatan tetapi cincin" saling bergabung pada badan cincin, sehingga terdapat satu atom atau lebih yang digunakan dan dimiliki bersama. contohnya antrasena dan sipiropentana.

    BalasHapus

Kekuatan Asam dan Basa dalam Kimia Organik

1.       Asam basa Bronsted-Lowry. Menurut bronsted-lowry, asam adalah senyawa yang dapat menyumbangkan proton (H + ), sedangkan basa ...